Tue. Sep 21st, 2021

Mengenang Sejarah Meletusnya Pemberontakan Hungaria Tahun 1956 – Dalam hal konflik dan kerja sama internasional, Revolusi Hongaria adalah konflik internal di dalam Uni Soviet. Revolusi ini menunjukkan bahwa kondisi yang dialami Hongaria dapat mengubah ideologinya.

Mengenang Sejarah Meletusnya Pemberontakan Hungaria Tahun 1956

 Baca Juga : 6 Kota Menakjubkan di Hongaria Ini Wajib Dikunjungi 

hungaria – Artikel ini membahas revolusi yang terlupakan, Revolusi Hongaria 1956. Revolusi juga memulai keruntuhan Uni Soviet dan komunismenya.

Kekacauan ini tidak mempengaruhi rakyat, tetapi jajaran pemerintah Hongaria juga terpengaruh. Selain itu, setelah Perang Dunia Kedua, perekonomian Hongaria merosot karena banyak faktor.

Hongaria merupakan revolusi skala kecil yang belum banyak dibahas selama ini, karena pada awalnya revolusi telah ditutup selama 30 tahun setelah peristiwa tersebut, maka penulis mencoba merekonstruksi revolusi Hongaria tahun 1956.

Meletusnya Pemberontakan Hungaria Tahun 1956

Pada 5 Maret 1953, Hungaria melaksanakan pembaruan kala Joseph Stalin tewas, tidak cuma Hungaria saja tetapi bermacam negeri dalam lindungan Uni Soviet pula melaksanakan pembaruan. Imre Nagy ditunjuk selaku Kesatu Menteri mengambil alih Rákosi.

Tetapi, Rákosi senantiasa berprofesi selaku Sekretaris Jenderal Partai Orang Pegawai Hongaria, serta bisa membatasi beberapa besar pembaruan yang dicoba oleh Nagy. Tetapi Rákosi mundur dari jabatannya selaku Sekretaris Jenderal Partai serta ditukar oleh Ern Ger pada bertepatan pada 18 Juli 1956.

Pada bulan Juni 1956, makar berdarah oleh pegawai Polandia di Pozna ditumpas oleh penguasa, dengan banyak pengunjuk rasa berpulang serta terluka. Menjawab desakan warga, pada Oktober 1956, penguasa menunjuk Wadysaw Gomuka selaku Sekretaris Awal Partai Aliansi Pekerja Polandia, dengan tanggung jawab buat membicarakan perjanjian perdagangan serta penurunan jumlah gerombolan Uni Soviet yang ditempatkan di Polandia.

Sehabis berunding sepanjang sebagian hari, pada 19 Oktober Uni Soviet menyambut desakan pembaruan dari Hungaria. Informasi hal perjanjian yang dimenangkan oleh Polandia, yang diketahui selaku Oktober Polandia, membuat banyak masyarakat Hungaria terus menjadi berambisi buat mengganti hawa politik di Hungaria di medio kedua Oktober 1956.

Pada 22 Oktober, mahasiswa dari Universitas Metode membuat 6 simpati nilai desakan yang bermuatan desakan kepada kebijaksanaan negeri. Sehabis siswa mengenali Aliansi Pengarang Hungaria merancang pada keeseokan harinya hendak mengadakan kelakuan kebersamaan dengan aksi pro- reformasi di Polandia dengan menaruh karangan bunga pada arca bahadur Polandia Jenderal Józef Zachariasz Bem, yang pula ialah bahadur Revolusi Hongaria 1848, para siswa menyudahi buat mengadakan unjuk rasa dengan cara berbarengan buat membuktikan belas kasih serta rasa aliansi.

Pada bertepatan pada 26 Okober 1956 Péter Veres, Kepala negara Aliansi Pengarang Hongaria, membacakan deklarasi di hadapan massa yang terkumpul di arca bahadur Polandia Jenderal Józef Zachariasz Bem. Isi deklarasi tersbut ialah:

1) Keingingan Hungaria buat jadi negeri yang merdeka dari seluruh daya asing.

2) Suatu sistem politik yang berdasarkan sosialisme demokratis.

3) Hongaria berasosiasi dengan Perserikatan Bangsa- Bangsa.

4) masyarakat Hungaria wajib menemukan semua hak orang yang leluasa. Sehabis siswa membacakan proklamasi, seorang dalam gerombolan massa memotong ikon komunis pada bendera Hungaria. Sehabis itu, beberapa besar massa melalui Bengawan Donau buat berasosiasi dengan pengunjuk rasa di luar Bangunan Parlemen.

Pada bertepatan pada 23 Oktober, Ern Ger memohon campur tangan tentara Soviet buat menumpas unjuk rasa yang sudah menggapai rasio amat besar. Keesokan harinya, cocok perintah Menteri Pertahanan Uni Soviet Georgy Zhukov, tank- tank Soviet merambah Budapest.

 Baca Juga : Arsitektur Etruscan, Arsitektur Pada Masa Romawi 

Gerombolan tank Soviet ditempatkan di luar bangunan parlemen, serta serdadu Soviet melindungi jembatan serta jalanan yang berarti. Pada hari itu, Imre Nagy digantikan oleh András Hegedüs selaku Kesatu Menteri. Dalam pancaran radio, Nagy melantamkan buat mengakhiri aksi kekerasan serta berkomitmen buat mengawali pembaruan politik yang sudah menyudahi 3 tahun tadinya. Massa senantiasa mempersenjatai diri mereka sebab kekerasan sporadis lalu